Langsung ke konten utama

Postingan

KOMPAS SYEH ABDULQODIR AL-JAILANI

Seorang bijak harus memahami Sesungguhnya anugrah dari Allah bersih murni berkilau seperti mutiara Tidak dapat dicari diraih, tetapi hadir sendiri Bukan datang karena sebab dan bukan hilang karena akibat.   Berkata Syeikh Abdul Qadir Jailani sebagai suatu pedoman; Jika kamu bertemu dengan orang alim yakinkan hatimu pasti dia lebih mulia berbanding aku. Jika kamu bertemu dengan orang belum tahu yakinkan hatimu Dia orang belum tahu, dia melakukan maksiat kerana tidak tahu sedangkan aku melakukan maksiat dalam keadaan aku mengetahui. Jika kamu bertemu orang maksiat, yakinkan hatimu Ia mungkin orang maksiat, namun aku tidak tahu apakah  penghujung hidupku. Mungkin ia mati dalam keadaan bertaubat dan taat sedangkan aku tidak tahu akhirku.   Jika kamu bertemu dengan orang tua, yakinkan hatimu Sesungguhnya dia orang tua, pasti sudah banyak melakukan kebaikan ketimbang aku Jika kamu bertemu orang muda, yakinkan hatimu. Dia masih muda, kesalahannya pasti...

Shao lin

dari hati untuk pikiran, dari pikiran untuk pernafasan, dari pernafasan rasakan kebebasan, dari pikiriran rasakan semangat, dari hati rasakan keajaiban - SHAOLIN TEMPLE

Jalan Terus Untuk Lurus

Orang saleh mengucapkan  tunjukkan kami ke jalan yang lurus dalam shalatnya untuk meneguhkan yang telah sampai dan menunjukkan yang belum dicapai. Mereka telah mencapai dan menetapi kesalehan. Namun, mereka belum mencapai tingkatan syuhada.   Para syuhada mengucapkan  tunjukkan kami ke jalan yang lurus  dengan meneguhkan yang telah sampai dan menunjukkan yang belum dicapai. Mereka telah mencapai tingkatan syuhada. Tetapi mereka belum mencapai tingkatan shiddiqin.   Kaum shiddiqin mengucapkan,  tunjukkan kami ke jalan yang lurus,  yakni dengan meneguhkan yang telah sampai dan menunjukkan yang belum dicapai. Mereka telah mencapai tingkatan shiddiqin. Namun mereka belum mencapai tingkatan quthb.   Para wali quthb mengucapkan,  tunjukkan kami ke jalan yang lurus,  yakni dengan meneguhkan yang telah sampai dan menunjukkan yang belum dicapai. Mereka telah mencapai tingkatan quthb. Tetapi mereka belum mendapat ilmu yang...

Hati

Hanya sebagaian kecil ulama’ terkemuka yang mengetahui secara mendetail tentang defenisi , pengertian, perbedaan dan batas-batasnya dari nafas, roh, hati dan akal Kesalahan pada umumnya terjadi karena ketidaktahuan dalam memahami arti kata nafas, roh , hati dan akal sebab satu dengan lainnya sangat sulit dan rumit dibedakan, karena itu di sini akan diuraikan dahulu pengertian nama-nama tersebut a.        Hati/kalbu perkataan ini mengandung 2 pengertian Pengertian pertama adalah daging yang berbentuk buah shanaubar (sering disebut hati sanubari) yang terletak pada bagian dada sebelah kiri   yaitu daging khusus yang didalamnya terdapat lubang dan dalam lubang terdapat darah hitam. Adapun bentuk dan tatakerjanya tidak diuraikan karena menyangkut aspek segi kedokteran   dan   tidak ada kaitannya dengan masalah-masalah agama. Hati ini terdapat pula pada hewan   dan bukan hati ini yang kami maksud sebab hati ini hanyalah sekerat ...

Syamsuddin Tabrizi

Syamsuddin Tabrizi dilahirkan di Kota Tabriz di Persia pada Tahun 1148 M. Sejak masa kanak-kanak, ia sudah memperlihatkan bakat dan kejeniusan luar biasa. Jangankan bermain, ia justru malah menghadiri Majelis Pengajian dan belajar tentang Syekh-syekh Sufi masa lalu. Di usia yang masih sangat muda, ia merasakan kerinduan dan mencari-cari sang kekasih dalam dirinya. Karena tidak ada seorang anak sebaya pun yang bisa memahaminya, ia sering menghabiskan waktunya sendirian. Karena itulah, Sayms selalu kelihatan murung dan sedih. Orang tua Syams mengira bahwa kemurungan dan kesedihannya lantaran keinginannya tidak tercapai, sebagaimana lazimnya terjadi pada diri anak muda. Mengenai hal ini Syams berkata, “Tatkala mereka bertanya kepadaku, ‘Mengapa engkau murung dan sedih? Apakah engkau menginginkan baju-baju terbuat dari perak dan emas? Lalu kujawab, ‘Tidak, aku menginginkan seseorang yang bisa menanggalkan/melepaskan apa yang sudah kukenakan ini,’”. Yang di maksud Syams a...

Semar

Semar dalam bahasa Jawa (filosofi Jawa) disebut Badranaya Bebadra = Membangun sarana dari dasar Naya = Nayaka = Utusan mangrasul Artinya : Mengembani sifat membangun dan melaksanakan perintah Allah demi kesejahteraan manusia Filosofi, Biologis Semar Javanologi : Semar = Haseming samar-samar (Fenomena harafiah makna kehidupan Sang Penuntun). Semar tidak lelaki dan bukan perempuan, tangan kanannya keatas dan tangan kirinya kebelakang. Maknanya : “Sebagai pribadi tokoh semar hendak mengatakan simbul Sang Maha Tumggal”. Sedang tangan kirinya bermakna “berserah total dan mutlak serta selakigus simbul keilmuaan yang netral namun simpatik”. Domisili semar adalah sebagai lurah karangdempel / (karang = gersang) dempel = keteguhan jiwa. Rambut semar “kuncung” (jarwadasa/pribahasa jawa kuno) maknanya hendak mengatakan : akuning sang kuncung = sebagai kepribadian pelayan. Semar sebagai pelayan mengejawantah melayani umat, tanpa pamrih, untuk melaksanakan ibadah amaliah sesuai den...