Langsung ke konten utama

Tentang Mustahil

Hamba sadar hamba tiada, hamba baru kemaren tahun 1984, hamba tidak konsisten tahun 1990 masih kecil tahun 2012 sudah begini dulu jelek sekarang ganteng hehehe.. 20 tahun jelek lagi, hamba seperti yang lainnya makhluk hidup butuh makan minum dsb. hamba butuh ibu butuh bapak butuh istri butuh teman butuh adik butuh petani butuh penjual dsb. hamba lemah bulum makan sambatan belum minum sambatan belum tidur sambatan. hamba terpaksa bekerja mencari makan terpaksa makan biar gak lapar terpaksa buang air besar terpaksa jalan-jalan terpaksa tidur terpaksa kehilangan terpaksa enak terpaksa gak enak terpaksa sedih terpaksa tertawa dsb. hamba bodoh tulalit sering tertipu sering lupa sering salah. hamba bisa-akan-mau-lagi-sedang mati hamba bisa-akan-mau-lagi-sedang buta melihat-mendengar-merasa-mengecap- mencium-meraba-butahati-butamata tentangmu tentangku tentang  hamba bisa-akan-mau-lagi-sedang tuli melihat-mendengar-merasa-mengecap- mencium-meraba-hati tentangmu tentangku tentang hamba bisu tentangmu tentangku tentang.............. maka berikanlah selalu petunjukmu dan tanda tanganilah buku cerita kisah tentangku

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silsilah Condromowo

Eyang Srigati adalah Priyagung, begawan dari Benua Hindia yang datang ketanah jawa. Beliaulah yang menurunken Kerajaan-kerajaan di Indonesia mulai dari Pajajaran, Majapahit, Mataram dan seterusnya. Semua ada darah-darah Srigati. Beliau adalah keturunan Nabi Adam ke-8. Yang konon pernah duduk di Alas Ketonggo yang sekarang dikenal dengan Punden Srigati yang terdapat di desa Babatan kec. Paron Ngawi. Punden Srigati dulunya juga Tipak tilas Syeh Domba, Sunan Lawu, dan Sunan Kalijaga. Sunan Lawu (Kertabumi Brawijaya) adalah putra dari Raden Fatah _bin Raden Bathoro Katong _bin Sunan Tembayat SILSILAHEYANG SRIGATI. Eyang Srigati adalah Putra dari: ~ Eyang Wisnu _bin ~ Sang Yang Guru ~ Sang yang Tunggal ~ Sang Yang Wening ~ Sang yang Wenang ~ Sang Yang Nurroso _bin ~ Sang yang Nur Cahyo dan Nur Cahyo adalah Putra NABI ADAM.a.s. Dan itu mungkin terjadi kodrat ILLAHInabi Adam yang waktu itu di turunkan Allah di benua hindia pertama kali dan Siti Hawadi daerah Yordan setelah bertemu dan menjad...

Mengetahui Diri Sendiri

  Ada satu informasi sangat menarik yang saya temukan dari kitab Malakutillah ma'a Asmâillah.  Metodenya memakai angka abjad atau nilai numerik dalam ilmu gematria Arab (hisab al-jummal).  Dalam tradisi pesantren, hitungan tersebut lebih dikenal dengan istilah “rumus abajadun”.  Seperti kita tahu, dalam “rumus abajadun”, setiap huruf memiliki nilai atau angka yang berbeda-beda, misal (alif)= 1, (ba')= 2, (jim)=3, (dal)=4, dan seterusnya.  Kata atau kalimat yang tersusun dari beberapa huruf yang akan dinilai dari hasil penjumlahan huruf yang menyusun.  Nilai numerik ini juga kerap dipakai dalam tradisi sufi untuk menghitung bilangan dzikir tertentu.  Misal,  kenapa “ya lathif” (لطيف) dibaca 129 kali?  karena nilai huruf masing-masing yang dijumlahkan 129.  Begitupula wirid yang dibaca 450 x karena menyesuaikan dengan nilai masing-masing huruf yang dijumlahkan dengan yang lain.  Lantas bagaimana menghitung nama yang disesuaikan dengan...