Langsung ke konten utama

DJABAULQA dan DJABAULSA

Dunia ini sungguh terdapat banyaak misteri yang belum bisa dipecahkan oleh umat manusia, yang bisa kita baca dan dengarkan sekilas kilas ceritanya dari berbagai macam khalayak. Segitiga Bermuda, Piramida, RAKSASA, bahkan dalam agama masing masing sebenarnya banyak misteri yang belum terpecahkan mungkin belum juga di dengar dan di baca umatnya.
menurut ceritanya dan artikel yang saya temui Djabaulqa dan djabaulsa sendiri adalah kota paranormal di balik gunung QAF,

QAF sendiri adalah SURAT yang ada di dalam Al Qur'an

Gunung QAF itu dimana si ? apa bener berupa gunung atau semacam istilah ? ada yang bilang di timur tengah. ada yang menghubungkan dengan Puncak gunung mount everest (himalaya)

djabaulqa dan djabaulsa sendiri menurut sabda rasulullah (allahumma solli alaikh) kepada ALI bin abi thalib ra. yang saya baca itu adalah kaum yang penduduknya laki laki semua bukan manusia bukan malaikat bahkan mereka sebelum kedatangan nabi muhammad tidak mengenal matahari, bulan, adam, dan syaitan, mereka hanya memakan tumbuhan. Dikatakan mereka telah menerima ISLAM setelah kedatangan nabi Muhammad SAW, berbeda dengan kaum lainnya (thariq n thaqil, ya'juz dan ma'juz mereka menolak ajaan Nabi Muhammad).

Mereka adalah makhluk pilihan ciptaan ALLAH yang berdiam diri dalam kegelapan di balik gunung QAF, jumlah mereka sangat besar, djabaulqa dan djabaulsa terletak di barat dan timur, mereka bertugas mengamankan batu batu mulia(permata) yang berjumlah besar, dan selalu berperang dengan kaum thariq dan taqil, begitu juga dengan ya'juz dan ma'juz saya pikir mereka dalam waktu yang sama keberadaannya.

Bahkan yang ngurung ya'juz dan ma'juz yakni Iskandar Zulkanair (semoga diberkati allah) tidak bisa menyentuh kotanya djabaulqa dan djabaulsa karena rasulullah pernah berkata kepada ALI bin abi thalib radiyallahu bahwa untuk menyampai kota tersebut memerlukan 4 bulan dalam masa kegelapan, dan zulkarnain dan pasukannya hanya bertahan sampai 2 bulan saja

yang gw heran kalo misal berada di bumi koq ga ada yang tahu ? atau berada di dimensi lain...
wallahu alam bi washab

“Ibnu Abu Hatim berkata, telah berkata ayahku, ia berkata: Aku mendapat cerita dari Muhammad bin Ismail Al-Makhzumi, telah menceritakan kepadaku Lais bin Abu Sulaim, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas, ia berkata: Allah telah menciptakan di bawah ini laut yang melingkupnya, di dasar laut. Ia menciptakan sebuah gunung disebut gunung Qaf. Langit dunia ditegakkan di atasnya. Di bawah gunung tersebut Allah mencipatakan bumi seperti bumi ini, yang jumlahnya tujuh lapis. Kemudian di bawahnya ia mencipatakan laut yang melingkupnya. Di bawahnya lagi ia menciptakan laut yang melingkupnya. Di bawahnya lagi ia mencipatakan sebuah gunung lagi, yang juga bernama gunung Qaf Langit jenis kedua diciptakan di atasnya. Sehingga jumlah semuanya: tujuh lapis bumi, tujuh lautan, tujuh gunung dan tujuh lapis langit. Kemudian ia berkata: Uraian itu merupakan maksud dari firman Allah:


Sewaktu Saidina Abdullah bin Salam bertanya kepada Nabi Saw.: “Dengan apa bumi ini bisa tenang?”, jawab Nabi Saw.: “Dengan beberapa gunung“, pertanyaan berikutnya: “Dengan apa gunung-gunung itu dikokohkan?”, jawab Nabi Saw.: “Dengan gunung Qaf yang dibuat dari zamrud hijau dan birunya langit“, setelah itu ditanya lagi: “Berapa jarak tingginya dari bumi ke langit dunia?”, jawab Nabi Saw.: “500 tahun perjalanan“. Pertanyaan selanjutnya tentang jarak antara perjalanan kiri dan kanannya (utara-selatan) dari titik tengah? jawab Nabi Saw.: “200 tahun perjalanan” dan ketika ditanyakan tentang penghuni bumi yang berlapis tujuh itu. Nabi Saw. menyebutkan: “Penghuni lapisan ketujuh adalah para malaikat, penghuni lapisan keenam adalah Iblis beserta bala tentaranya, penghuni lapisan kelima adalah setan, penghuni lapisan keempat adalah ular, penghuni lapisan ketiga adalah kalajengking, penghuni lapisan kedua adalah jin, dan penghuni lapisan pertama adalah manusia“. Allah berfirman: “Dan di bumi terdapat bagian-bagian yang mendampingi” (al-Ra’d: 4).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Silsilah Condromowo

Eyang Srigati adalah Priyagung, begawan dari Benua Hindia yang datang ketanah jawa. Beliaulah yang menurunken Kerajaan-kerajaan di Indonesia mulai dari Pajajaran, Majapahit, Mataram dan seterusnya. Semua ada darah-darah Srigati. Beliau adalah keturunan Nabi Adam ke-8. Yang konon pernah duduk di Alas Ketonggo yang sekarang dikenal dengan Punden Srigati yang terdapat di desa Babatan kec. Paron Ngawi. Punden Srigati dulunya juga Tipak tilas Syeh Domba, Sunan Lawu, dan Sunan Kalijaga. Sunan Lawu (Kertabumi Brawijaya) adalah putra dari Raden Fatah _bin Raden Bathoro Katong _bin Sunan Tembayat SILSILAHEYANG SRIGATI. Eyang Srigati adalah Putra dari: ~ Eyang Wisnu _bin ~ Sang Yang Guru ~ Sang yang Tunggal ~ Sang Yang Wening ~ Sang yang Wenang ~ Sang Yang Nurroso _bin ~ Sang yang Nur Cahyo dan Nur Cahyo adalah Putra NABI ADAM.a.s. Dan itu mungkin terjadi kodrat ILLAHInabi Adam yang waktu itu di turunkan Allah di benua hindia pertama kali dan Siti Hawadi daerah Yordan setelah bertemu dan menjad...

Mengetahui Diri Sendiri

  Ada satu informasi sangat menarik yang saya temukan dari kitab Malakutillah ma'a Asmâillah.  Metodenya memakai angka abjad atau nilai numerik dalam ilmu gematria Arab (hisab al-jummal).  Dalam tradisi pesantren, hitungan tersebut lebih dikenal dengan istilah “rumus abajadun”.  Seperti kita tahu, dalam “rumus abajadun”, setiap huruf memiliki nilai atau angka yang berbeda-beda, misal (alif)= 1, (ba')= 2, (jim)=3, (dal)=4, dan seterusnya.  Kata atau kalimat yang tersusun dari beberapa huruf yang akan dinilai dari hasil penjumlahan huruf yang menyusun.  Nilai numerik ini juga kerap dipakai dalam tradisi sufi untuk menghitung bilangan dzikir tertentu.  Misal,  kenapa “ya lathif” (لطيف) dibaca 129 kali?  karena nilai huruf masing-masing yang dijumlahkan 129.  Begitupula wirid yang dibaca 450 x karena menyesuaikan dengan nilai masing-masing huruf yang dijumlahkan dengan yang lain.  Lantas bagaimana menghitung nama yang disesuaikan dengan...